Rabu, 10 Juni 2015

Manfaat Wortel

WORTEL
(Daucus carota)

Aneka Nama
Wortel (Daucus carota) adalah tumbuhan jenis sayuran umbi yang biasanya berwarna jingga atau putih. Bagian yang dapat dimakan adalah bagian umbi atau akarnya. Wortel adalah tumbuhan bienial (siklus hidup 12-24 bulan) yang menyimpan karbohidrat dalam jumlah besar untuk keperluan pertumbuhan/berbunga pada tahun kedua. Batang bunganya dapat tumbuh mencapai 1 meter.
Tanaman dikenal dengan nama wild carrot (Inggris) dan kalung ratu anne (Queen Anne’s lace di AS), berbunga dari famili Apiaceae, tumbuh didaerah beriklim sedang di Eropa, Asia Tenggara, dan Amerika Utara, digunakan sebagai sayur oleh penduduk bersangkutan.



  
Penggunaan
Dimanfaatkan selagi umbi masih muda. Satu sendok teh biji ynag digiling dapat digunakan sebagai obat KB. Metode ini sudah dikenal sejak Hippocrates (2000 tahun lalu). Dari peelitian dengan tikus konformasi didapatkan adanya gangguan pada proses pelengketan embrio pada dinding rahim. Penelitian China menemukan kerja biji ini dalam proses KB, yaitu menghambat pembentukan hormon progesteron yang diperlukan untuk pertumbuhan embrio tersebut.
Untuk mendapatkan manfaat wortel secara maksimal perlu diperhatikan jenis wortelnya. Pilihlah wortel yang berwarna agak muda dan terang karena ini menandakan bahwa wortel tersebut masih muda dan segar. Penggunaan secara tradisional sebagian sudah mulai dibuktikan dengan uji praklinis dan uji klinis. Wortel digunakan untuk mengobati penyakit hipertensi. Hal ini dibuktikan dengan hewan coba oleh Gilani AH. Dkk., (2000). Selain itu, juga digunakan untuk mengobati demam pada anak, mengatasi luka bakar, batuk, nyeri haid, sembelit, dan kanker paru pada perokok(dibuktikan oleh Speizer FE. Dkk., 1999),  dan juga kanker prostat (Campbell GR. 2001). Sebagai obat luar yang langsung dioleskan dan digunakan untuk penghalus wajah dan dalam bentuk minyak wortel sebagai antijamur (Tavares AC, dkk).

 Buku Sumber : Tanaman Obat Indonesia
Penulis : Prof. H. Azwar Agoes, DAFK,Sp,FK(K)
Penerbit : Salemba Medika
Halaman : 105-106

Tidak ada komentar:

Posting Komentar